PSK iki digagas mbek digarap karo arek-arek keuskupan Suroboyo sing tresna setengah mati karo Gusti Allah Pangeran Tritunggal mbek Gerejo Katolike. Kene iki yo Suroboyonesse, yo sisan Vaticanesse.
Sabtu, 15 Desember 2012
Jumat, 14 Desember 2012
PSK #5
Mlaku ngalor terus tekan Pasar Kembang.
Masio melu Yesus rasane abot tenan,
Ning sampeyan tenang, Roh Kudus paring kakiyatan.
Yoh 14:26: “tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh
Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan
akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”
PSK #4
Wes tekan kono oleh-olehe lali digowo.
Sopo nyongko Sabdaning Allah dadi manungsa,
Mudun soko swargo gawe slamete donya.
Yoh 3:16: “Karena
begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan
Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak
binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”
PSK #3
Salah sijine Sego Sambele Mak Yeye.
Ben Monsinyur Tikno ga kesel ngurus keuskupane,
Mulane ono Projo Suroboyo sing dadi rewange.
Christus Dominus art. 28: ...tetapi dalam menjalankan reksa
jiwa-jiwa peran utama ada pada para imam diosesan. Sebab mereka itulah yang
terinkardinasi atau terikat pada Gereja khusus; merekalah yang sepenuhnya
membaktikan diri untuk melayaninya, untuk menggembalakan sebagian kawanan
Tuhan. Maka mereka mereka mewujudkan satu himpunan para imam (“presbiterium”) dan satu keluarga, dengan
Uskup sebagai bapanya.
PSK #2
Sliwar sliwer tengah dalan koyo duwene dewean.
Dadi wong Katolik Keuskupan Suroboyo rasane sip tenan,
Mergo nduwe ARDAS Keuskupan sing dadi padhange dalan.
ARDAS (arah
dasar) Keuskupan Surabaya tahun 2010 - 2019 berbunyi: Keuskupan Surabaya sebagai
persekutuan murid-murid Kristus yang semakin dewasa dalam iman, guyub, penuh
pelayanan, dan misioner.
PSK #1
Miliho patas jurusan Darmo.
Lek awakmu Katolik ga eruh uskupe Suroboyo,
Elingen lek jenenge Vincentius Sutikno Wisaksono.
KHK 375 § 1.
Para Uskup, yang berdasarkan penetapan ilahi adalah pengganti-pengganti para
rasul lewat Roh kudus yang dianugerahkan kepada mereka, ditetapkan menjadi
Gembala-gembala dalam gereja, agar mereka sendiri menjadi guru dalam ajaran,
iman dalam ibadat suci, dan pelayan dalam kepemimpinan.
Langganan:
Postingan (Atom)




